Penggunaan 을/를 Dalam Bahasa Korea



Basasing.com - Halo teman-teman, kita bertemu kembali. Sesuai janji saya pada artikel sebelumnya bahwa saya akan mengajarkan tata bahasa Korea tingkat dasar. Pada pelajaran ini kita akan membahas salah satu tata bahasa Korea yang sering keluar bahkan setiap hari akan kita ucapkan. Seperti yang telah saya tulis di bagian judul bahwa hari ini kita akan belajar penggunaan 을/를 dalam bahasa korea. Yuk disimak baik-baik penjelasannya!

Penjelasan

Partikel 을/를 merupakan salah satu elemen penting yang menghubungkan antara kata kerja dengan kata benda. Saya akan memberi contoh dengan menggunakan bahasa Indonesia agar teman-teman mudah memahaminya.

1. Saya makan roti.

2. Kakak (Laki-laki) saya sedang minum kopi.

3. Ibu menulis buku.

Saya memberi contoh terlalu banyak, tapi tidak apa-apa agar teman-teman lebih paham. Jadi partikel ini diletakkan diantara kata kerja dan kata benda. Oke langsung saja saya implikasikan kedalam contoh:

1. Saya makan 을/를 roti.

2. Kakak (Laki-laki) saya sedang minum 을/를 kopi.

3. Ibu menulis 을/를 buku.

Bagaimana sudah mulai paham? Eitss itu adalah pola pembentukan kalimat Indonesia adalah pubjek predikat objek namun dalam pola pembentukan kalimat bahasa Korea yaitu subjek objek predikat atau disederhanakan yaitu:

Bahasa Indonesia : S + P + O

Bahasa Korea : S + O + P

Dengan kata lain pola pembentukan kalimat dalam bahasa Korea berbeda dengan bahasa Indonesia. Jika contoh-contoh yang saya berikan dalam bahasa Indonesia diubah kedalam pola pembentukan kalimat bahasa Korea menjadi seperti ini:

1. Saya roti 을/를 makan.

2. Kakak (Laki-laki) saya sedang kopi 을/를 minum.

3. Ibu buku 을/를 menulis.

Langkah selanjutnya yaitu kapan harus menggunakan 을 atau 를. 을digunakan ketika kata benda berakhiran vokal sedangkan 를 ketika kata benda akhiran konsonan. Maksudnya apa dengan kata benda akhiran vokal dan konsonal. Saya memberikan contoh contoh kosakata yang berakhiran vokal dan konsonan dalam bahasa Indonesia. Kosakata yang berakhiran vokal dalam bahasa Indonesia seperti buku sedangkan kosakata yang berakhiran konsonan adalah pensil. Lihat huruf terakhir dari buku dan pensil. Buku diakhiri dengan huruf -u sedangkan pensil diakhiri dengan huruf -l. Sudah paham teman-teman? Itu adalah beberapa contoh dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Korea-pun seperti itu kita harus mengetahui huruf akhir dari kata benda apakah vokal atau konsonan sebelum menggunakan 을/를. Contoh kata benda akhiran vokal adalah apel atau 사과 sa-gwa dan kata benda akhiran konsonan adalah 책 chaeg atau buku. Nah jika kita implementasikan penggunaan 을/를 maka:

사과 pasangannya 를.

책 pasangannya 을.



Oke, semuanya sudah saya bahas sekarang waktunya saya akan memberikan beberapa contoh kalimat.

Contoh Kalimat

나는 사과를 먹습니다.

Naneun sagwareul meogseumnida.

Saya makan apel.

나 : Saya.

는 : Partikel topik.

사과 : Apel.

먹습니다 : Makan.


나는 빵을 먹습니다.

naneun ppang-eul meogseumnida.

Saya makan roti.

나 : Saya.

는 : Partikel topik.

빵 : Roti.

먹습니다 : Makan.


형은 커피를 마 십니다.

hyeong-eun keopileul masimnida.

Kakak laki-laki saya minum kopi.

형 : Kakak laki-laki.

은 : Partikel Topik.

커피 : Kopi.

 마 십니다 : Minum.


Bagaimana teman-teman sudah memahami penggunaan 을/를 dalam bahasa Korea? Teman-teman harus membuat kalimat sendiri-sendiri serta bagikan hasil kalimat teman-teman di kolom komentar. Jika dalam artikel ini terdapat kesalahan, penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya serta jangan lupa untuk memberikan komentar agar segera diperbaiki atau hubungi kami. Akhir kata semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan sampai jumpa pada artikel bahasa Korea selanjutnya.





Penggunaan 을/를 Dalam Bahasa Korea Penggunaan 을/를 Dalam Bahasa Korea Reviewed by Fikri Haikal on Maret 30, 2021 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.